Sabtu, 05 Februari 2011

Yang datang setelah Maut menjemput...


Melihat foto ini dan mendengar berita mengejutkan tentang meninggalnya Adjie Massaid, saya jadi teringat perasaan saya sendiri ketika mendengar kabar Papah tiba-tiba "pergi" menjelang Natal tahun lalu...padahal pagi dan sorenya masih baik-baik saja...Tidak ada manusia yang bisa mengetahui kapan ia akan menghadap Penciptanya atau bagaimana cara perginya....

Rasa pedih, kangen yang tak tersampaikan, hal-hal yang masih mengganjal terutama rasa kehilangan pastinya sulit diatasi...bahkan sulit diungkapkan, hanya bisa dipahami oleh mereka yang sudah mengalami. bayangkan saja orang yang kita sayangi, tiba-tiba saja gak bisa apa-apa lagi, gak bisa tertawa atau mendengar kita lagi, gak bisa lagi dipeluk atau diajak berantem. Tau-tau kita hanya bisa melihat tubuhnya dibawa masuk ke tanah yang dingin dan ditutup, hilang, sudah gak ada lagi di dunia ini...sama sekali tak terbayangkan rasanya...



Ketika melihat foto-foto ini saya terharu, Angie memang benar-benar mencintai Mas Adjie, apalagi  saat ini mendengar ia sedang hamil..alangkah beratnya perjuangan Angelina ke depan. 2 anak tiri dan anak kandung. Tapi masih ada juga Tweet yang bernada ejekan terhadap kesedihan dan berita yang sedang tayang saat ini. Tega ya...mungkin itu sebabnya saya merasa perlu menulis tentang ini...

Saya pribadi boro-boro mengenal seorang Adjie Massaid. Sebagai sosok artis jaman dulu saya malah pernah kurang simpati semasa beliau masih menjadi suami Reza Artamevia karena menduga dia bergantung pada penghasilan istri. Namun ternyata seiring waktu ( memang waktu yang membuktikan segalanya ) Adjie mampu membuat kita melihat kesungguhan tekad dan kualitas pribadinya. Seorang Single Father yang baik, kalau tidak bisa dibilang sempurna..kekasih yang menjadi seorang suami yang baik juga bagi Angelina Sondakh dan bertanggung jawab atas keluarganya.

Sulit untuk bisa mengekpresikan kesedihan saat semua kamera memfokusmu, dicela berlebihan atau dibuat-buat sangat tidak mengenakkan. Padahal baru saja kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup. 

Saya berpendapat, janganlah kita menghakimi perasaan orang lain...apa pun yang terlintas di benak kita jika itu buruk untuk diucapkan sebaiknya jangan dinyatakan...apalagi dalam situasi seperti ini...Kedatangan Maut sebenarnya selalu untuk menyadarkan kita yang masih hidup agar lebih memperbaiki sikap dan hati sebab seperti yang pernah dikatakan oleh Dewi Yull, kita tidak bisa menentukan atau tahu pasti apa yang akan terjadi 10 menit ke depan...Well, Jangankan 10 menit, 1 detik pun tidak bisa...detik ini ketawa-ketawa, detik berikutnya terkapar tanpa sempat bermaafan...Siapa yang tau?

Karena itu bersyukurlah saat ini kita masih hidup, sehat dan detik ini juga masih bisa minta ampun pada Tuhan atas segala kesalahan...itulah hikmah yang selalu datang sesudah Maut menjemput seseorang!

Contact person: adhinatalia [esia] 021-9948 5040,
Email: natalia.adhi@gmail.com
Terima jahit gaun pesta, gaun pengantin, kebaya akad dan kebaya modern utk personal.
Detail klik ke http://www.payetgaunpesta.com

Isi Blog ini dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta National dan International. Boleh mempublikasikan ulang dengan menyertakan link ke artikel asli di blog ini.

Blog Posting, Photos and Text are Originally Belong/Written by adhinatalia. Reviews and Photos from other site will include source's/author's link. No derivative of this blog content. Any commercial purposes needs approval from me (adhinatalia). You may re-post this article, share or re-publish the image on your web/blog with an URL inserted linking to the original content from this blog.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika butuh jawaban segera, silahkan hub via no whatsapp yang tercantum di box kiri paling atas. No telpon Esia ( 021 ) sudah tidak berlaku. Please not leaving some ads of your own web. I will mark those as spam. Thanks untuk kesediaan teman2 meninggalkan komen. Sukses selalu!

Klik Ikon Segitiga utk membaca Judul2 Postingan Sebelumnya